Unik

3 Peristiwa Memalukan Ketika Siaran Langsung Di Tv

Siaran langsung atau live merupakan siaran langsung yang ditayangkan tanpa mengedit terlebih dahulu, jadi apa yang akan disiarkan langsung disaksikan oleh penonton. Nah berikut adalah beberapa saat yang memalukan ketika siaran tv akan tahu?

Berikut beberapa peristiwa memalukan ketika siaran Live di TV

1. Presenter dilempari telur dan yogurt

telur

Apes banget! Kejadian yang tidak menyenangkan dialami oleh pembawa berita televisi di Yunani. Orang ini dilempari dengan telur dan yogurt saat membawakan acara talkshow secara langsung. Hal ini dilakukan dengan melemparkan sekelompok demonstran anti Nazi yang berhasil terdorong ke studio.

Penyiar Panagiotis Vourhas, mewawancarai seorang tamu di acara siaran live pada Jumat (6/4) malam waktu setempat. Tapi tiba-tiba sekitar 17 orang memakai topeng masuk ke studio televisi dan TV Epiros membombadir Vourhas dengan yogurt dan telur.

Dibombardir tanpa henti, Vourhas hanya bisa berdiri dan membelakangi kamera saat membersihkan telur yang rusak dan sisa yogurt yang melekat pada jaketnya. Sedangkan informan yang tidak disebutkan namanya melarikan diri dan meninggalkan studio. Sambil melempari Vourhas, para pengunjuk rasa meneriakkan antifasis. Setelah diselidiki, tampaknya terkait dengan protes wawancara Vourhas dengan pihak juru bicara Partai Golden Dawn (Golden Dawn), yang mendukung Neo-Nazi pala minggu lalu.

“Kami diserang dengan telur dan yoghurt karena menurut mereka, kami telah mengundang perwakilan dari Golden Dawn ke acara talk show kami pada hari Kamis,” kata Vourhas kepada pemirsa Epirors TV saat setelah dilempari, seperti yang dilaporkan oleh mirror.co.uk, Senin (09/04/2012).

Golden Dawn dikenal sebagai sebuah organisasi anti-imigran yang memiliki target untuk mencapai 5 persen suara dalam pemilu bulan depan

2. Jari Tengah Penyiar Rusia

jaritengh

Pembawa berita di stasiun televisi terkemuka Rusia membuat pemirsa tertegun saat siaran langsung. Ketika membaca berita tentang konferensi APEC, seorang penyiar wanita itu mengacungkan jari tengahnya kepada nama Presiden AS Barack Obama. Untuk pelanggaran, Tatyana Limanova pemenang penghargaan bergengsi Televisi Rusia, TEFI, dipecat oleh stasiun TV di mana dia bekerja, REN TV.

Menurut sumber di Stasiun TV swasta, Limanova dipecat pada hari kejadian tersebut. Pemberhentiannya dikonfirmasi oleh REN TV pada Kamis, November 24, 2011 waktu setempat setelah sejumlah media Rusia ramai memberitakan. Menurut REN TV, ketika itu, sebenarnya Limanova mengangkat jari tengahnya untuk kru kamera di depannya. Wanita itu tidak tahu bahwa pada waktu itu ia masih tercatat. “Manajemen REN TV menganggap ini pelanggaran ketidakdisiplinan dan ketidakprofesionalan siaran langsung,” pernyataan REN TV.

3. Obama bin Laden mati

obama

Dalam Berita Osama bin Laden, kematiannya diumumkan oleh Presiden dari Amerika Serikat (AS), Barack Obama, banyak jenis media yang salah menulis ‘Osama’ menjadi ‘Obama’. Sampai beberapa hari kemudian, wartawan Gedung Putih masih tergelincir ke Obama yang disebutkan Osama. Hal ini terlihat dari transkrip situs Web wartawan gedung putih di konferensi pers dengan juru bicara Jay Carney, pada hari Selasa (05/03/2011) US Eastern Time.

Dalm transkrip lengkap, ada wartawan yang tergelincir menyebutkan Osama sebagai Obama. Yah, karena kemiripan nama Osama dan Obama, sejumlah televisi telah membuat kesalahan fatal. Niatnya untuk menulis Osama, tapi karena salah ketik, tertulis menjadi nama Obama. Kesalahan mengetik ini terjadi di US televisi Fox News. Ketika penyiar membaca berita kematian Osama, di layar tertulis ‘Obama Bin Laden mati’. Foto itu diambil sejumlah pemirsa yang diedarkan di Twitter dan menjadi ejekan. Sampai kemudian artikel ini diperbaiki menjadi ‘Osama Bin Laden mati’.

Kecelakaan panggilan untuk terburu-buru juga dilaporkan oleh MSNBC Norah O’Donnell koresponsen. Ia menulis di Twitter bahwa “Obama” telah dibunuh. “Obama ditembak dan dibunuh,” tulis Norah O’Donnell di Twitter, mengutip NBC kepala Pentagon koresponden, Jim Miklaszewski, sebagai sumber. Rupanya hal ini tidak hanya terjadi di media AS, di Indonesia juga. Sebuah televisi nasional breaking news menyiarkan berita dari Osama meninggal. Tetapi kesalahan penulisan terjadi. Di layar itu mengatakan bahwa ‘AS Pastikan Obama Tewas’. Setelah beberapa saat yang lalu, editor televisi cepat mengganti kesalahan ketik itu. Tapi pasti beberapa penonton bisa mengambil gambaran dari kesalahan ketik tersebut. Gambar itu ramai dibicarakan di Twitter.

Most Popular

Copyright © 2016 Linkbook.org. powered by Wordpress

To Top