Sejarah

Fakta Seks Dari Zaman Kuno

Orang selalu melihat masa lalu sebagai zaman keemasan karena mereka berpikir orang-orangnya bermoral, tunduk, hormat dan tidak ada melakukan hubungan seks secara sembarangan. Faktanya adalah sifat manusia itu tidak pernah berubah karena pada masa lalu seks kurang dipamerkan tapi sebenarnya pada zaman dulu mereka termasuk dalam pemilik badai seksual yang terhebat dalam sejarah.

1. Kontrasepsi

Melahirkan pada zaman dulu terlihat sangat brutal, menyakitkan dan berbahaya. Apakah mengherankan kalau perempuan mencari cara untuk menghindari kengerian tempat tidur bersalin? Mereka hanya menginginkan seks tanpa resiko kematian dan kemudian mereka berpaling ke produk terbaik seperti yang tersedia pada saat ini.

Dari Mesir kuno, kami telah menemukan sebuah resep yang dilestarikan dari 1800 BC pessary yang digunakan untuk mencegah kehamilan. Mereka menggunakan kotoran buaya yang dicampur dengan madu dan garam dengan cara “menaburkannya di atas rahim.” Ini telah menciptakan spermicide yang sangat efektif tapi akan menjadi pembunuh suasana hati.

Dunia Rom dan Yunani mengandalkan metode yang lebih menyenangkan untuk menggunakan kontrasepsi yang lebih nyaman dan ternyata mereka menggunakan silphium yang ternyata biasa digunakan untuk mengobati hampir setiap penyakit atau biasa juga digunakan sebagai resep kuliner.

Itu sangat efektif dan lezat karena dapat digunakan dalam berbagai cara, tapi sayangnya untuk menemukan silphium mereka harus mencarinya di alam liar, tangkai terakhir silphium hanya terdapat pada masa pemerintahan Kaisar Nero. Jika dibandingkan dengan sekarang, kita akan dengan mudah untuk mendapatkan alat kontrasepsi yang tersedia dengan berbagai merek.

2. Bordil

Pada sebagian besar masyarakat pada zaman sekarang pasti sudah pernah mendengar tentang prostitusi bahkan mungkin sudah ada yang melakukannya walaupun sebenarnya itu ilegal tapi setidaknya itu bukanlah hal yang memalukan. Bagi orang Roma ini bukanlah kasus yang besar.

Lupinar yang berada di Pompeii akan memberi kita sedikit peluang untuk mengintip ke dunia bordil Romawi karena tempat seperti ini pada zaman dulu bukanlah tempat yang tersembunyi dan mereka juga menegaskan bahwa mereka bangga dengan bisnis yang mereka lakukan ini.

Menurut sejarawan Yunani Herodotus, setidaknya sekali dalam hidupnya setiap wanita Babilon harus pergi ke Kuil Ishtar dan melayani mereka sebagai pelacur Kudus. Tidak peduli apa yang ditawarkan walaupun hanya di beri sebuah koin, mereka tetap harus menerimanya.

3. Mainan Seks Pada Zaman Kuno

Pada tahun 2005 di Jerman seorang arkeolog telah membuat penemuan yang sangat mengejutkan, ia membuat mainan seks dengan ukuran delapan inci dan ini adalah bentuk zakar saat 26.000 tahun yang lalu dan beberapa peneliti percaya bahwa ini adalah mainan seks yang pertama.

Meskipun ini adalah dildo/mainan seks tertua yang pernah ditemukan, tapi ini memiliki keunikan tersendiri. Ukuran penis yang telah ditemukan didapat dari segala macam bahan bahkan juga ada yang membuatnya dari kayu yang menunjukkan bahwa nenek moyang kita lebih berani terkena serpihan daripada kita yang berada di zaman modren ini.

4. Pesona Penis

Penis dapat kita lihat di mana-mana pada masa zaman kuno ketika berjalan jalan-jalan di Athena atau Roma, mungkin ini akan terlihat seperti suatu pemandangan yang menusuk mata. Di Athena terdapat sebuah patung yang disebut Herms yang berbentuk sebuah persegi dengan kepala dewa Hermes dan mereka juga memiliki bentuk zakar yang tegak.

Penis pada zaman kuno dianggap sangat penting karena dapat digunakan sebagai pelindung dan ini sudah menjadi tradisi sejak tahun 415 SM, seseorang pernah mengamuk saat mabuk dan tanpa sadar menghancurkan penis pada patung tersebut sehingga kejadian yang krisis selalu terjadi pada masa itu.

Penis dianggap memiliki suatu kekuatan yang dapat mengusir roh jahat. Penis dapat dicat pada sebuah lukisan, ukiran patung, perunggu dan umumnya dipulas dimanapun orang ingin merasa aman, terkadang orang juga membuatnya seperti memiliki sayap dan digantung dengan sebuah lonceng.

5. Dewa-Dewa Mesir

Keluarga kerajaan selalu mencoba untuk menjaga garis keturunan mereka agar selalu murni yaitu dengan menikahi kelompok kecil yang masih memiliki hubungan darah. Keluarga dari kerajaan Mesir sering menikahi saudara saudara mereka sendiri untuk tetap menjadikannya sebagai keluarga.

Ini sebenarnya bukanlah ide yang baik tapi hal itu dapat dimengerti ketika kamu mengetahui bahwa raja Firaun kuno adalah dewa di bumi dan mereka melakukan hal yang sama persis dengan dewa yang berada di Kayangan. Contoh yang paling terkenal dalam perkawinan saudara-saudari dalam mitologi Mesir adalah Osiris dan Isis.

Ketika dewa Osiris dibunuh dan dipotong-potong oleh saudaranya Set, istrinya dan adik Isis berusaha untuk mengumpulkan semua bagian tubuhnya dan satu-satunya yang tidak bisa ditemukan adalah penisnya karena telah dimakan oleh buaya dan kemudian penduduk yang berada di Sungai Nil mengklaim bahwa itu adalah penis Allah karena telah membuat kehidupan di sekitar Sungai Nil menjadi sangat subur.

 

Most Popular

Copyright © 2016 Linkbook.org. powered by Wordpress

To Top