Misteri

Takhayul Yang Masih Di Percaya Di India

Di negara kita ini masih banyak takhayul yang berlimpah. Beberapa masih memiliki dasar dalam keyakinan agama. Namun, sampai sekarang ini masih sangat umum dan diikuti dengan ketat, bahkan dalam dunia modern sekarang. Di bawah ini ada beberapa takhayul yang masih di percaya di India.

*Satu rupee*

Di India, hadiah tradisional yang biasanya diberikan pada acara pernikahan dan acara-acara lain yang menguntungkan adalah uang. Namun, jumlah uang yang disajikan harus selalu berakhir dalam 1 rupee. Hal ini dianggap memiliki keuntungan. Ini adalah alasan mengapa amplop pada acara pernikahan selalu di isi dengan uang seharga 1 rupee.

Ini juga merupakan alasan mengapa orang menawarkan ‘gyarah rupaye ka prasad’ atau menawarkan sebelas Rupee di Pura. Takhayul ini memiliki dasar dalam keyakinan agama. Rupee telah dikatakan dapat membawa keberuntungan!

 *Pesona Lemon dan Cabe Rawit*

Hal ini sudah menjadi hal yang sangat umum jika kita menemukan serangkaian lemon dan cabe yang tergantung di pintu toko, kantor dan rumah. Orang-orang melakukan hal ini untuk menghalangi roh jahat dan membawa keberuntungan. Orang biasanya meletakkan satu lemon bersama dengan tujuh cabe.

Kepercayaan lain di balik menggantung lemon dan cabe rawit adalah untuk menjauhkan diri dari ‘Alakshmi’ atau Dewi kemiskinan yang dianggap dapat membawa kesialan dalam mitologi Hindu. Alakshmi dikatakan tidak menyukai hal-hal yang pedas dan asam, jadi lemon dan cabe dapat menjauhkan dirinya agar tidak memasuki rumah atau bangunan.

*Pohon pipal*

Banyak kepercayaan takhayul di negara kita yang masih berpusat pada berbagai jenis pohon dan tanaman. Satu takhayul seperti itu terdapat pada pohon pipal yang di yakani sebagai tempat kediaman para hantu dan Roh. Untuk menghindari para hantu dan Roh jahat, orang harus menghindari beristirahat dibawah pohon pipal dimalam hari.

Roh ‘Munja’ yang telah menjadi legendaris ini juga diyakini berada di pohon pipal. Alasan di balik takhayul populer ini bisa diartikan bahwa pohon-pohon pipal sebenarnya memberikan banyak karbondioksida pada malam hari, dan jika kita berdiri dibawah pohon tersebut bisa berpotensi berbahaya untuk kesehatan seseorang.

* Hari Sabtu*

Hari Sabtu tampaknya telah menanggung beban karena di anggap sebagai hari yang sial. Dalam bahasa Hindi, hari sabtu juga disebut sebagai “Shanivaar” atau hari Shani Dev. Hindu umumnya tinggal di bawah rasa takut pada planet Shani atau Saturnus. Siapa saja yang lahir dibawah pengaruh planet ini ditakdirkan untuk hidup dengan nasib yang buruk.

Sabtu juga dianggap sial untuk melakukan kegiatan sosial seperti pernikahan. Banyak orang menghindari kegiatan sehari-hari seperti memotong kuku dan membeli barang-barang tertentu pada hari ini. Pada akhirnya, takhayul yang terkait dengan hari Sabtu telah melahirkan pepatah di Marathi yang mengatakan – Naakartyaacha Vaar Shanivaar. Ini secara harfiah berarti ‘Sabtu adalah hari bagi orang-orang yang putus asa’

* ‘Nazar utarna’*

Frase ‘nazar utarna’ adalah sebuah frase dalam bahasa Hindi yang secara harfiah diterjemahkan menjadi ‘menyingkirkan efek dari mata jahat.’ Di India, ini diyakini sebagai ‘mata jahat’ yang dapat menyebabkan kerusakan terhadap setiap orang. Efek dari mata jahat dapat berkisar dari nasib buruk, kesehatan yang buruk dan masalah lainnya.

Inilah sebabnya, di negara ini sedang berupaya untuk menangkal mata jahat. Salah satu metode untuk menangkal dampak kejahatan ini adalah meletakkan dariian kecil didahi atau dibelakang telinga anak-anak. Hal ini dilakukan agar anak-anak terlihat jelek, sehingga mereka tidak akan terlihat menarik di ‘mata jahat.’

Most Popular

Copyright © 2016 Linkbook.org. powered by Wordpress

To Top